Gaming industry_Indonesia_Baccarat Cash Network_Online gambling Malaysia_Baccarat Probability Play

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Us lottery

Meskipun BBaccarat Malaysiaaccarat Malaysiaaroma tubuh bayi yanBaccarat MaBaccarat MalaysialaysiaBaccarat Malaysiag khas akan memudar, keringat yang dihasilkan tubuh bayi cenderung masih tak berbau. Pasalnya, para bayi kan belum mengonsumsi makanan yang menyebabkan bau badan, seperti bawang-bawangan.

Nah, dari penelitian tersebut bisa disimpulkan bahwa aroma tubuh bayi memang disukai banyak orang dan bukan orang tuanya saja. Kenapa demikian? Baca terus ya!

Selain dari kelenjar keringat bayi, ada teori lain menyebutkan bahwa bau khas pada bayi berasal dari vernix caseosa, yaitu zat yang mirip keju berwarna keputihan yang melapisi kulit bayi pada saat baru dilahirkan. Nah, katanya walaupun tubuh bayi yang baru lahir akan dibersihkan, baunya bisa melekat dengan kuat pada rambut dan kulit bayi.

Dilansir dari laman Hello Sehat, dalam sebuah studi yang diterbitkan pada jurnal Frontiers in Psychology, para peneliti mengamati reaksi orang saat mencium bau tubuh bayi yang baru lahir. Hasilnya menunjukkan bahwa wangi khas tersebut tak hanya menarik perhatian orangtuanya saja tetapi orang di sekitarnya pun turut menyukai aroma tubuh bayi.

Bayi pun belum banyak beraktivitas di alam bebas sehingga produksi keringat belum banyak. Kotoran yang menempel di tubuh bayi pun cenderung belum banyak jumlahnya sehingga jelas nggak bikin bau badan layaknya anak-anak yang sudah lebih besar.

“Aroma khas itu berasal dari bahan kimia yang dikeluarkan oleh kelenjar keringat bayi,” jelasnya sebagaimana dilansir dari laman Women’s Health Magazine

Pernah merasa heran nggak, kenapa cium-ciumin bau bayi tuh enak banget?

Tanpa kamu sadari, aroma sangatlah kuat pengaruhnya pada otak. Pasalnya, aroma memiliki saraf tersendiri di hidung dan jalur khusus yang bisa langsung tersalurkan ke otak. Itulah mengapa, bau tubuh bayi dapat menimbulkan rasa senang. Pasalnya,  berdasarkan studi yang sama, bau bayi diketahui dapat mengaktifkan bagian tertentu pada otak dan meningkatkan ikatan antara bayi dengan sang ibu.

Bukan sembarang bau, ternyata ada beberapa teori lo yang menjelaskan tentang hal ini. George Preti, PhD, seorang ahli kimia analitik di Monell Chemical Senses Center, menjabarkan alasannya nih.

Bukan cuma orang tuanya saja, biasanya para kerabat dan teman-teman yang menjenguk pun bakal ketagihan dan sepakat betapa nikmat dan bikin ketagihannya bau tubuh dan mulut bayi itu. Hayo, pasti kamu pun suka banget kan cium-ciumin bau bayi, dengan atau tanpa tambahan aroma minyak telon? Hehe.

George Preti, PhD pun menjelaskan bahwa biasanya, bahan kimia tersebut dapat bertahan hingga 6 minggu karena aroma khas dari tubuh bayi akan mulai berubah ketika metabolisme dalam tubuhnya juga mengalami perubahan, seiring dengan makanannya yang kini berasal dari ASI atau susu formula dan bukan lagi tali plasenta.

Dilansir dari laman Kumparan, Dr. Harold Katz, ahli bau mulut sekaligus pendiri The California Breath Clinics dan pengembang TheraBreath mengungkapkan bahwa bayi memang jarang punya masalah mulut seperti halitosis (bau mulut tak sedap). Bayi pun jarang mengalami gingivitis atau peradangan gusi karena mereka belum punya gigi. Pasalnya, jika sudah punya gigi, sisa makanan mudah menempel pada gigi sehingga terbentuk plak yang bisa membuat gigi membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap.

Faktanya, bau bayi secara ilmiah memang bisa banget bikin ketagihan. Nggak cuma karena faktor ada minyak telon, tapi juga karena hal-hal seperti yang Hipwee Young Mom jabarkan berikut ini. Kalau penasaran, simak ulasannya berikut ini sampai habis ya!

Tak  hanya itu, dilansir dari laman The Smithsonian, mencium aroma khas dari tubuh bayi ternyata juga bisa merangsang otak untuk memproduksi dopamin lo. Dopamin adalah hormon pada otak yang bisa mengubah suasana jadi lebih baik, bahkan bikin ketagihan! Ini dibuktikan dengan hasil pencitraan MRI yang menunjukkan bahwa adanya peningkatan skala kesenangan di otak.